ceria hari ke 11 Uswatun Hasanah

 

Uswatun Hasanah


            Apa itu uswatun hasanah?

Kata uswatun hasanah kerap kali terdengar di pendengaran kita, contoh yang baik, ya intinya itu. Pendidikan dan pendampingan yang baik itu sangatlah penting dan metodologi paling baik ialah metodologi contoh. Allah SWt berfirman dalam surat al-ahzab ayat 21

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah”.

Rasulullah adalah pemberi contoh yang baik, pendidik yang sukses dalam mendidik umatnya, bahkan banyak buku-buku yang membahas tentang cara-cara beliau dalam mendidik anak dan kiat-kiat sukses dalam mendidik anak dari zaman ke zaman. Sudah sepantasnya kita mencontoh kepada beliau dan menjadikan beliau idola dalam berbagai hal. Para sahabat menjadikan Rasulullah sebagai contoh di dalam berprilaku dan pengambilan keputusan.

Hal ini dapat dilihat pula dalam kehidupan sehari-hari, jika dikaitkan ke dalam dunia Pendidikan akan kita lihat seorang guru yang berperan mendiidk dan membimbing para muridnya, disinilah seorang guru harus terlahir dari kebaikan dan memiliki uswatun hasanah (contoh yang baik) bagi para muridnya.

Tidak sedikit guru yang hanya berbekal ijazah mendidik muridnya hanya sebatas mengajaar di kelas tanpa memberikan contoh yang baik dalam dirinya, dia hanya bertujuan “yang penting ngajar dan dapat gaji”. Betapa mirisnya dunia Pendidikan jika 9 dari 10 guru hanya bertujuan demikian. Na’udubillah

Ada satu  pertanyaan mengapa guru harus menjadi uswatun hasanah?

Satu jawabannya karena keteladanan adalah bagian terpenting dalam proses Pendidikan, demi membentuk Pendidikan yang berkarakter dan beradab.

Guru adalah figure yang paling dekat dengan murid, bahkan disebut orang tua kedua, guru adalah orang tua di sekolah.

Suatu hari aku sedang berada di kelas seperti biasa kelasku hanya berisi perempuan semua, kami menunggu  guru pelajaran Fiqih, Ketika beliau datang beliau menyapa kami dengan kata awal pembelajaran

“shobahul khair?”

“shobahunnur” jawab kami

“kaifa halukum”?

Kami jawab “Bikhair walhamdulillah”

Pertama kali belajar dengan guru tersebut tak ada ketegangan dalam diri kami, pertemuan pertama beliau tidak menjelaskan materi pembelajaran tetapi beliau memberikan motivasi tentang perjuangan mendapatkan ilmu pengetahuan, beliau mengutip kata-kata imam As-Syafi’I dalam syairnya

Ingatlah tidak akan berhasil ilmu tanpa enam perkara

Akann aku terangkan jumlahnya sampai nyata

Cerdas, semangat, sabar juga ada biaya

Petunjuk dari ustadz serta waktu yang lama

Beliau adalah seorang guru yang memiliki paras yang cantik, attitude nya sopan dan penuh dengan kerendahan.

Ya itulah seorang guru yang mana harus mempunyai sifat yang baik dalam dirinya yang dapat dijadikan teladan bagi para siswa nya. Walllahu a’lam

 

Komentar