FEBRUARI CERIA HARI KE 17 MOTIVASI MENGHAFAL AL-QUR'AN
Motivasi Menghafal
Al-qur’an
Suasana alam di pesantren begitu
enak untuk tetap berbaring di Kasur,
syetan terus menggoda seolah-olah mengatakan “tidak usah bangun untuk shalat
subuh, tidur saja, lebih enak tidur di Kasur, hangat”. Tetapi bukan santri Namanya
jika tidak mengikuti shalat subuh berjamaah hanya karena cuaca dingin, walaupun
sebenarnya ikut shalat subuh itu bermula dari takut di tazir karena absensi
kehadiran.
Aku berangkat
menuju Gedung untuk mengikuti kuliah subuh walaupun badan ini begitu kaku
karena cuaca yang begitu dingin. Aku mendengarkan ceramah pak kiyai sambil nundutan,
hehe..
Di sela-sela
ngantuk ku tiba-tiba aku terbangun oleh percikan air di wajahku, ups ternyata
aku di semprot air oleh teteh pengurus, ya itulah yang dilakukan setiap
pengurus, Ketika ada yang nundutan pas kuliah subuh siap-siap saja akan di
semprot, dan hari itu aku menjadi sasaran, Hehe…
Aku mendengar
ceramah pak kiyai dengan begitu serius, tanpa rasa ngantuk lagi karena takut
menjadi sasaran pengurus. Ceramah pak kiyai waktu itu tentang hafalan al-qur’an
“kalian harus
rajin menghafal al-qur’an, semakin banyak menghafal al-qur’an semakin otak
encer, semakin banyak menghafal al-qur’an semakin hati tenang”. Kata pak kiyai
dengan raut wajah yang begitu meyakinkan.
Dalam hatiku
berkata “benarkah? Otak encer? Hati tenang?”
Aku yakin pak
kiyai tidak main-main dengan perkataannya dan aku semakin memotivasi diriku “yuk
hafidz yuk”.
Aku semakin
bersemangat menghafal al-quran hingga akhirnya aku hafal juz 30 dalam waktu
kurang lebih 4 bulan.

Komentar
Posting Komentar