februari ceria hari ke 23 My Best Motivation
My Best Motivation
Ini adalah tahun ke dua aku menghabiskan
waktu di pesantren, kebetulan kami baru menyelesaikan imtihan sekolah dan
pesantren, sebagaimana siswa pada umumnya setelah imtihan berakhir pasti ada waktu
yang ditunggu-tunggu yaitu liburan.
Seluruh santri mendapatkan izin
pulang untuk berlibur di kampung halaman menghabiskan waktu dengan orangtua dan
keluarga masing-masing. Senang tak terkira Ketika liburan telah tiba. Walaupun sebenarnya
aku tidak mendapatkan izin pulang penuh selama 2 minggu karena posisinya waktu
itu aku sedang menjadi pengurus pesantren.
Iya ketika liburan pengurus pesantren
justru di berikan tugas tambahan, pengalaman sosial yaitu menerima pendaftaran
peserta didik baru, pengurus hanya diberikan jatah pulang selama 3 hari itu pun
bagi yang kampung halamannya dekat, jika tempat tinggal nya jauh iya mengorbankan
tidak pulang.
Sebelum pulang
semua santri mendapatkan petuah singkat dari pak kiyai,, petuah-petuah tentang
beribadah d kampung halaman. Pak kiyai mengajarkan seluruh santrinya supaya
kita saling menghargai terhadap madzhab orang lain, dan juga pak kiyai berpesan
untuk terus memperlihatkan adzab santri yang baik,
“di rumah harus
tetap menjaga nama baik sebagai santri, santri yang baik itu selalu beribadah
dan bermasyarakat, berjamaah ke masjid, menjaga shalatnya”. Kata beliau
Selain itu beliau
pun menambahkan
“ kalian pulang
ke rumah dengan membawa nilai raport, nilai hanya sebatas angka, tapi kalian
harus ingat bahwa ilmu dikatakan sukses bukan dari nilainya, tetapi ilmu
dikatakan sukses dilihat dari bagaimana cara kita mengamalkannya, percuma
nilainya bagus tetapi tidak pernah diamalkan, lebih berharga jika nilainya
biasa saja tetapi mengamalkan ilmu dengan sebaik-baiknya.”
Waw best motivasion
bagi diriku, karena memang rankingku di sekolah tidak masuk 5 besar. Kata-kata
pak kiyai menjadi motivasi penyemangat seluruh santri untuk tidak minder dengan
rankingnya yang rendah.
Selain petuah pak
kiyai beliau juga menyampaikan
“sampaiklan salam
bapak kepada orang tua kalian” kata beliau
Kata itu sontak
membuat seluruh santri merasa di sayangi, karena pemberian salam kepada orang
tua mereka.
Begitulah sifat
pak kiyai pemberi motivasi terbaik bagi seluruh santrinya.

Komentar
Posting Komentar