hari ke 26 Mimpi itu perlu

 


 


Mimpi itu Perlu

Jika Kita Ingin Maju


            Mimpi itu perlu jika kita ingin maju, begitulah apa yang kang Farhan (kang Faank wali) bilang dalam sambutannya sebelum pemutaran film di Pondok. Kebetulan kang Faank adalah alumni pondok pesantren yang aku tempati saat itu, pondok mengadakan acara nonton bareng Film “Baik-baik sayang” yang di perankan oleh kang Faank dan kawan-kawan bandnya.

           Dalam sambutannya sebelum pemutaran film Kang faank bercerita sekilas tentang kehidupannya

“saya tak pernah membayangkan menjadi artis terkenal, tetapi saya mempunyai mimpi Bersama kawan-kawan di pondok saat itu, kami mempunyai sebuah Band dan kebetulan apoy sering membuat lagu-lagu semenjak di pondok, kami ingin lagu-lagu kami terkenal. Saat itu kebetulan sedang marak lagu-lagu putus cinta dan galau, nah kami membuat sebuah lagu yang justru menandakan kesetiaan yaitu baik-baik sayang, kami di janjikan oleh tv bahwa lagu kami nanti akan di putar di salahsatu stasiun Tv, tetapi kami tunggu setiap bulan ternyata tidak ada, sampai akhirnya kami menemukan waktu dimana lagu kami di putar iya pada jam 02.00 dini hari (kang faank sambil tertawa), kalau di fikir-fikir siapa yang akan nonton tv pada jam 02.00 pagi. Kami pesimis waktu itu, tak mempunyai harapan untuk maju, tetapi ternyata tidak lama kemudian ada yang menelpon bahwa kami di suruh untuk rekaman lagu tersebut, dan alhamdulillah lagu tersebut laku di pasaran dan jadilan sebuah film Baik-Baik Sayang. Nah bagi para santri semua saya berpesan Mimpi itu perlu jika kita ingin maju”. Kurang lebih seperti itu  sambutan kang faank.

  

Komentar