8 Ramadhan - berkata yang baik atau diam

 

Berkata-kata Yang Baik atau Diam

 


            Puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan, hal ini sebagai tanda pembersihan dan pensucian diri, bukanhanya dari segi jasmani berupa menahan lapar dan haus tetapi dari segi ruhaninya pun perlu disucikan.

Hadits mengatakan :  

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

ﻣَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻳُﺆْﻣِﻦُ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ ﺍْﻵﺧِﺮِ ﻓَﻠﻴَﻘُﻞْ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﺃَﻭْ ﻟِﻴَﺼْﻤُﺖ. [متفق عليه]

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.”

Iya puasa merupakan pembersihan ruhani kita salahsatunya dengan menjaga lisan kita, tidak untuk menggunjing orang lain, memfitnah, mengghibah dan lain sebagainya.

Hadits ini bukan hanya berlaku di bulan suci Ramadhan saja, tetapi berlaku setiap hari, yang mana hadits ini memerintahkan kita supaya menyaring kata-kata kita jangan sampai membuat orang lain sakit hati, lisan kita begitu indah, begitu istimewa otomatis gunakanlah untuk hal-hal yang istimewa juga, jika kita rasa bahwa obrolan kita akan membuat orang lain sakit hati tentu lebih baik ssst, di keep saja, diam.

Wallahu a’lam

 

Komentar