9 Ramadhan - Bunuh diri sebagai bukti lemahnya keimanan
Bunuh diri sebagai bukti lemahnya keimanan
Setiap orang mempunyai masalah kehidupannya masing-masing, mulai dari masalah pribadi, umat sampai ke masalah keluarga yang katanya berawal dari masalah ekonomi, kebingungan memikirkan masalah sehingga sulit untuk mendapatkan solusi. Seorang filusuf terkenal yang berasal dari Prancis Bernama Voltaire beliau mengemukakan
“tidak ada masalah yang solusinya tidak dapat dipikirkan oleh akal
manusia”.
Benarkah? yes memang benar.
Allah swt
menciptakan akal manusia begitu unik, luar biasa, akal bukanlah jasad tetapi
merupakan bagian dari ruh manusia, betapa hebatnya akal manusia bisa menampung
seluruh masalah yang bahkan solusinya pun ada dalam akal tersebut. Menurut logika
serasa tidak mungkin tetapi ini bukan masalah logika tetapi keimanan dan kepercayaan
kepada Allah lah yang menjadi titik temunya.
Pertanyaannya mengapa orang yang banyak masalah justru malah
melarikan diri dengan solusi bunuh diri? Apakah akalnya sudah tidak bisa menampung
semua masalahnya? Nggak mungkin dhonk dia bunuh diri tanpa ada sebab,
iya mungkin salahsatunya mempunyai masalah yang begitu berat.
Terkadang kita berfikir
“kenapa sih masalah berat ini menimpa kepada saya?”
Kenapa bukan orang lain yang mendapatkannya?
Melihat kehidupan orang lain mah meuni Bahagia sekali.
Dan muncul berbagai pertanyaan lain untuk membandingkan hidup kita
dengan orang lain.
Wajarkah? Saya jawab sangat wajar. Allah ciptakan manusia dengan nafsu
di dalam Roh tersebut otomatis mempunyai rasa iri, dengki, hasad dan hal-hal
lain yang membutuhkan orang lain sebagai bandingannya.
Bagaimana solusinya ?
Kuncinya 1 yaitu hati yang selamanya terpaut dan terpatri dengan
Allah swt.
Sebagai sebuah contoh
Misalkan kita sedang mengalami sakit yang begitu berat, struk misalkan
yang tak kunjung sembuh, kita merasa menjadi orang yang sakitnya sangat parah, coba
kita lihat di berbagai rumah sakit masih banyak orang-orang yang justru
sakitnya lebih parah dari kita, sampai harus menjalani operasi, cuci darah yang
bahkan pengobatannya tidak ada di Indonesia. Iya disanalah kita merasa bahwa
ternyata aku lebih beruntung daripada dia. Alhamdulillah kita bersyukur.
Terus Ketika semua masalah yang ada dalam diri kita sudah tidak
bisa tertampung, apakah bunuh diri bisa menjadi solusi?
No …bukan itu yang diharapkan, Allah berfirman dalam QS An nisa
ayat 29
وَلَا تَقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُمْ
رَحِيْمًا
“Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang
kepadamu”.
Ayat di atas sangat jelas bahwa
Allah melarang manusia untuk membunuh dirinya sendiri, apapun masalah yang
sedang dihadapi. Tidak ada toleransi terkait ini, apapun masalahnya bunuh diri
bukan menjadi solusi.
Bahkan hadits Rasulullah pun
mengemukakan
“Dosa yang sangat besar ialah musyrik kepada Allah, membunuh jiwa, durhaka kepada
ibu bapak dan sumpah palsu”
Ketika kita
membunuh diri sendiri berarti kita sudah membunuh jiwa, hal ini merupakan dosa
yang begitu besar.
Mungkin dengan bunuh diri semua masalah akan selesai tetapi hanya
maslah dunia yang akan selesai ternyata di akhirat lebih bermasalah lagi, apa? Yaitu
azab yang akan Allah timpakan kepada orang yang membunuh diirnya sendiri.
Sudah jelas dalilnya bahkan azabnya tapi mengapa masih banyak orang
yang bunuh diri?
Iya tadi saya katakan itu bukan solusi dari setiap masalah yang
dihadapi, ingat bunuh diri merupakan salahsatu bukti lemahnya keimanan.
Wallahu a’lam
.jpg)
Terima kasih telah berbagi infonya OM
BalasHapusUlasan yang sangat apik bu
BalasHapusbagus tulisannya
BalasHapusTerima kasih sharingnya bun.
BalasHapusTerima Kasih atas informasinya (lilyanti Idris)
HapusInformatif
BalasHapusTerima kasih tulisan yang bermanfaat
BalasHapus